Kapal motor Kuala Buana II Terbakar,Tujuh Orang Luka-Luka 

Kapal motor Kuala Buana II Terbakar,Tujuh Orang Luka-Luka 
Korban luka dirawat di rumah sakit.(celotehriau.com)

CELOTEH RIAU.COM---Kebakaran menimpa Kapal motor Kuala Buana II bermuatan sembako dan gas LPG, Sabtu (26/10/2019) di Perairan Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil). Tujuh orang mengalami luka bakar. 

Mereka yang terluka adalah, kapten kapal bernama Budi Setiawan dan ABK bernama Hardiman, Suhendra (buruh), Sahruddin, dan dua karyawan SPBU Kompak H Zainal Wahyudi (karyawan SPBU), dan Hipni. Satu korban lagi mengalami luka ringan.

Setelah para korban di evakuasi, diketahui kondisinya Kapten Budi Setiawan mengalami luka bakar di seluruh tubuh, Hardiman luka bakar di kaki dan tangan, Suhendra luka bakar di kaki, koyak di atas pelipis, Sahrudin mengalmi benturan, sedangkan Hipni luka bakar di kaki dan punggung. 

Peristiwa kapal terbakar ini, diduga disebabkan adanya kerusakan mesin, saat kapal mengisi bahan bakar di SPBU Kompak H Zainal, Jalan Pangeran Hidayat Lorong Usaha Bersama Parit 13 Kelurahan Tembilahan Hilir.

''Dugaan sementara, kebakaran berasal dari kerusakan di kamar mesin kapal,'' kata Kepala Basarnas Pekanbaru Amiruddin SSos, Ahad (27/10/2019). 

Peristiwa ini diketahui terjadi pukul 14.25 WIB yang mengakibatkan tujuh orang mengalami luka bakar.

''Satu korban tidak terlalu parah dan sudah dibolehkan pulang ke rumah. Sedangkan enam korban lainnya masih dirawat di rumah sakit setempat,'' kata Amiruddin.

Menurut keterangan saksi dan korban, kebakaran ini terjadi usai kapal motor mengisi bahan bakar, kemudian sang kapten menghidupkan mesin. 

''Saksi mengatakan, saat dihidupkan, tiba-tiba ada perubahan suara pada mesin kapal dan selang waktu beberapa saat kemudian terjadi ledakan di bagian kamar mesin,'' sebut Amiruddin.

Setelah ledakan, menyebabkan kapal motor oleng dan tenggelam serta hanyut dibawa arus. Kemudian dilakukan upaya pemadaman kapal motor dengan menggunakan racun api oleh pihak SPBU.

Untuk menghindari api semakin membesar, kapal yang hanyut ditarik menjauh oleh tim Basarnas. Namun, satu drum BBM jenis bensin terbakar dan hanyut mengarah ke pemukiman masyarakat. Beruntung api hanya membakar bagian dapur dua rumah warga terbakar.

''Api dapat dipadamkan sekira pukul 15.00 WIB. Bangkai kapal yang telah habis terbakar dilakukan pencarian dan penyisiran oleh Tim Basarnas, BPBD Inhil dan Satuan Polairud Polres Inhil yang bersandar di Parit 13 Kelurahan Tembilahan Hilir,'' ujar Amiruddin.

Paska kejadian, enam korban dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah Puri Husada Tembilahan untuk mendapat perawan medis. Satu korban diizinkan pulang karena kondisinya sehat-sehat saja.

Amiruddin mengungkapkan, kasus terbakar nya kapal motor itu masih dalam proses penyelidikan Satuan Reskrim Polres Inhil. Sejumlah saksi telah dimintai keterangannya. 

''Penyebab pasti kebakaran kapal ini masih di selidiki Polres Inhil,'' ujar Amiruddin.